Disable Preloader

Berita

18 Maret 2021

Alat Penghancur Jarum Suntik LIPI Dilisensikan pada Mitra

Jakarta, Humas LIPI. Vaksinasi Covid-19 merupakan salah satu bentuk upaya menghentikan penyebaran virus Corona. Dari pelaksanaan penyuntikan satu dosis vaksin, memerlukan satu buah jarum yang nantinya akan menjadi limbah. Untuk menanggulangi limbah jarum suntik, maka Pusat Penelitian Fisika Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia LIPI mengembangkan alat penghancur jarum suntik (APJS) dengan sistem elektroda geser.

Keunggulan dari APJS generasi dua ini adalah bentuknya kompak dan mudah dipakai, limbah  jarum higienis dari kuman penyakit, konsumsi listrik sangat rendah, mudah dalam perawatan, serta harga lebih murah dan awet. Dalam memanfaatkan hasil riset LIPI, LIPI melalui Pusat Pemanfaatan dan Inovasi Ilmu Pengetahuan Teknologi (PPII), menggandeng mitra alat kesehatan, yaitu PT Gerlink Utama Mandiri, dengan skema lisensi.

Lisensi adalah izin yang diberikan oleh pemegang hak Kekayaan Intelektual kepada pihak lain berdasarkan perjanjian pemberian hak untuk menikmati manfaat ekonomi dari suatu hak yang diberikan perlindungan dalam jangka waktu dan syarat tertentu. Aturan tersebut ada di dalam Peraturan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2018 Tentang Tata Kelola dan Alih Teknologi Kekayaan Intelektual Serta Hasil Penelitian dan Pengembangan di Lingkungan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia.

Pada kesempatan program vaksinasi yang diselenggarakan di LIPI Jakarta, Kamis, (18/3), LIPI dan PT Gerlink Utama Mandiri melaksanakan penandatanganan kerja sama lisensi selama tiga tahun untuk produk APJS karya peneliti Fisika LIPI, Bambang Widiyatmoko. Penandatanganan ini turut disaksikan oleh Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Kementerian Kesehatan serta para pimpinan LIPI, termasuk Deputi Ilmu Pengetahuan Teknik LIPI, Agus Haryono dan Kepala Pusat Penelitian Fisika LIPI, Rike Yudianti.

(hrd, adl)