Disable Preloader

Berita

14 September 2020

Fisika LIPI Tandatangani Kerja Sama Riset Baterai Litium dengan Indonesia Power

Serpong, Humas LIPI. Pusat Penelitian Fisika Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (P2 Fisika - LIPI)  menyelenggarakan penandatanganan Kerja Sama antara P2 Fisika – LIPI dengan Indonesia Power dalam bidang Baterai Litium, Senin (14/9). Penandatanganan ini  dihadiri oleh perwakilan dari Indonesia Power, Kepala P2 Fisika, Kepada Bidang Pengelolaan Penelitian, Kelompok Penelitian Baterai Lithium dan Superkapasitor, serta dari Kerja Sama dan Humas Serpong LIPI.

Bambang Prihandoko selaku perwakilan peneliti baterai litium Fisika LIPI, dalam laporannya mengatakan bahwa sudah mempersiapkan sejumlah bahan kimia yang terkait dengan baterai litium. Pelaksanaan ini sudah berjalan di beberapa daerah.

“Terima kasih sudah bisa berkoordinasi dalam kerja sama ini, mudah-mudahan pekerjaan kita bersama ini bisa lancar kedepannya, serta dapat memberikan kemanfaatan bagi bangsa dan negara kita,” harap peneliti Bambang.

Kemudian acara dilanjutkan dengan penandatanganan dokumen kerja sama antara Kepala P2 Fisika – LIPI dan Vice President Indonesia Power yang disaksikan kelompok penelitian baterai dan sivitas yang hadir.

Dari pihak Indonesia Power, Herry Nugraha menyampaikan bahwa Indonesia Power sepenuhnya mendukung program kerja sama ini. Baik saat ini hingga terus ke depan.

“Kami senang dengan adanya proses penandatanganan ini, bisa sebagai langkah awal kerja sama pengembangan baterai di P2 Fisika LIPI,” ungkap Herry. “Semoga apa yang telah direncanakan dalam pengembangan ini dapat berjalan lancar sesuai dengan rencana,” tambahnya.

Rike Yudianti dalam sambutannya mengatakan bahwa dirinya dengan senang hati menyambut kolaborasi ini karena dengan kolaborasi ini akan memberikan dampak yang cukup besar. “Tentu di dunia riset bisa memberikan efek yang lebih besar lagi dari kolaborasi ini,” ujarnya.

Harapan Rike, kerja sama riset baterai bisa menghasilkan lisensi dan produk baterai yang sesuai dengan kebutuhan pasar, dengan memanfaatkan bahan baku yang bersumber dari dalam negeri. “Saya ingin teman-teman dapat terus meningkatkan kualitas riset yang selama ini sudah berjalan,” tuturnya.

Seusai foto bersama, Bambang menunjukkan fasilitas riset baterai di P2 Fisika. Fasilitas yang dimiliki LIPI tersebut meliputi mesin ball-milling dan tungku untuk proses pembuatan bahan aktif katoda dan anoda baterai, mesin mixing untuk pembuatan slurry, yakni bahan aktif dicampur dengan bahan pengikat dan karbon konduktif, mesin coating untuk pembuatan lembaran elektroda dengan melapiskan slurry pada Al- dan Cu- foil sebagai current collector, peralatan untuk perakitan baterai, serta alat-alat pengujian baterai. (har/ ed. adl)