Disable Preloader

Berita

16 Agustus 2019

Jajaki Kerja sama, PPNN - ITB Kunjungi P2 Fisika - LIPI (16 Agustus 2019)

Serpong, Humas LIPI. Pusat Penelitian Fisika – Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (P2 Fisika – LIPI) menerima kunjungan dari Pusat Penelitian Nanosains dan Nanoteknologi (PPNN-ITB), di Puspiptek, Serpong, Jumat (16/8). “Kami dari PPNN - ITB, ingin memperkenalkan pusat penelitian kami, sekalian untuk membuka peluang kerja sama dalam bidang riset,” ujar Damar Rastri Radhika, Kepala Laboratorium Mikroskop Elektron.

“Untuk kemungkinan kerja sama, kita dapat menggunakan peralatan yang ada di PPNN - ITB. Atau pun juga kami dari ITB, dapat menggunakan alat-alat yang ada di sini untuk riset pada kemudian hari,” ujarnya.

Kunjungan dari tim PPNN - ITB disambut oleh Kepala Bidang Pengololaan dan Penelitian (Kabid PP) serta para kelompok penelitian P2 Fisika - LIPI. Andi Suhandi selaku Kabid PP memaparkan profil P2 Fisika - LIPI mengenai latarbelakang,  kegiatan yang dilakukan, serta berbagai macam kelompok penelitian. 

Acara dilanjutkan dengan pemaparan tentang profil PPNN - ITB oleh Vivi Fauzia Gustiani, salah satu tim dari PPNN - ITB. Kemudian diteruskan dengan diskusi antara peneliti dengan tim PPNN.

Setelah presentasi, rombongan diajak untuk melihat dan mengenal lab P2 Fisika - LIPI. Tim dari ITB menikmati pengujian maupun proses yang ada ada di lab seperti Lab Focused Ion Beam (FIB), Lab Laser, Lab Spark Plasma Sintering (SPS), Lab Baterai Fuel Cell, Lab Material Magnetik, Lab Scanning Electron Microscopy (SEM), serta Lab Material.

“Di Puslit Fisika - LIPI ini memang sangat banyak alat-alat yang canggih, serta peralatan yang baru dan lengkap. Kami berharap lebih banyak sosialisasinya, juga untuk institusi lain,” ungkap Damar.

“Kami juga dapat menggunakan alat-alat di sini, dan bisa mendapat informasi tentang peralatan yang ada di sini dengan mudah. Ada juga info pada website-nya. Semoga ada lebih banyak sosialisasi dengan berbagai pihak di Indonesia sehingga kerja sama riset akan lebih terbangun dan menguntungkan semua pihak di Indonesia,” tambah staf pengajar Teknik Fisika-ITB tersebut. (har/ ed. adl)