Disable Preloader

Berita

07 Desember 2020

Layanan Laboratorium Riset Puslit Fisika LIPI untuk Industri dan Masyarakat

Serpong, Humas LIPI. Inovasi mutlak diperlukan di era keterbukaan saat ini, untuk memperkuat daya saing industri nasional, pertumbuhan ekonomi, serta menjawab kebutuhan masyarakat. Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) terus mengupayakan agar hasil-hasil riset dan inovasinya dapat menyentuh kebutuhan tersebut secara langsung. Kolaborasi dengan akademisi, dunia industri, dan swasta, baik dalam bentuk kolaborasi riset maupun penggunaan sarana dan prasarana infrastruktur riset pun dilakukan. Sebagai salah satu upaya mewujudkan kolaborasi tersebut, LIPI membuka layanan laboratorium riset untuk industri yang dikupas dalam bentuk webinar bertajuk “Layanan Laboratorium Riset Terintegrasi untuk Industri” pada Senin (7/12).

Kepala LIPI, Laksana Tri Handoko dalam pembukaannya mengatakan bahwa LIPI mengubah pola pengelolaan laboratorium agar bisa dimanfaatkan semua pihak dalam rangka mempercepat proses relasi antara dunia riset dan industri, dengan melakukan terobosan penggunaan bersama baik lab maupun SDM. ”Dalam hal ini, LIPI tetap berperan sebagai lembaga riset, bukan institusi bisnis. Untuk meningkatkan kemampuan berkompetisi, LIPI membuat diferensiasi dengan membuat inovasi yang berbeda walupun kecil perubahannya. Di era kemajuan teknologi sekarang ini, kolaborasi dapat dilakukan oleh antarnegara. Peneliti harus tetap semangat dengan filosofi membuka diri dan meningkatkan kepakaran,” tutur Handoko.

Peneliti Puslit Fisika, Toto Sudiro sebagai salah satu narasumber webinar menjelaskan layanan X-Ray Diffraction (XRD). Toto menerangkan XRD adalah sebuah tool yang digunakan untuk menginvestigasi struktur suatu kristalin material. “XRD ini bisa diaplikasikan pada material metalik, polimer, keramik, komposit, organik, dan material lainnya dengan bahan uji yang bisa berupa serbuk, padatan, dan lapisan,” terangnya.

Dirinya menjelaskan perlengkapan XRD terdiri dari software analysis dan database. “Pilihan software analysis yang digunakan antara lain Highscore Plus, PDXL, Eva, Topas dan Leptos. Sementara databasenya bisa menggunakan ICDD PDF4 atau COD,” ujar Toto. “Puslit Fisika memiliki layanan konsultasi, pengukuran serta analisis dan interpretasi data,” imbuhnya.

Selain Toto Sudiro, tiga narasumbaer lainnya yaitu Rifki Sadikin selaku Koordinator Laboatorium Riset PPII LIPI menuturkan layanan lab terintegrasi LIPI, Akbar Hanif Dawam dari Loka Penelitian Teknologi Bersih memaparkan layanan Scanning Electron Microscope (SEM) dan Riksfardini dari Pusat Penelitian Biomaterial menyampaikan tentang layanan Integrated Laboratory of Bioproducts (iLab) LIPI.

Pada kesempatan yang sama, Utama Kajo dari Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN) menyampaikan kolaborasi sebagai sinergi saling percaya untuk tujuan kebangkitan ekonomi dan kejayaan negara. “Mari, LIPI dan KADIN bersinergi untuk mewujudkan apa yang telah kita dapat dari invensi!,” pesan Utama. (nh/ ed. adl)