Disable Preloader

Berita

02 Juli 2019

Pakar Pusat Penelitian Fisika LIPI Paparkan Hasil Penelitian ke Media (2 Juli 2019)

Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) melalui Pusat Penelitian Fisika berupaya memasyarakatkan hasil penelitian yang bermanfaat. Fokus kita saat ini antara lain adalah energi terbarukan, optoelektronik, dan fisika partikel”, ujar Rike Yudianti, Kepala Pusat Penelitian Fisika LIPI pada Selasa (02/09), di hadapan media. Melalui acara temu peneliti dengan media dilanjutkan dengan peninjauan fasilitas laboratorium, diharapkan ada kolaborasi riset dari industri maupun pemerintah. Dengan adanya kerja sama dari luar LIPI, riset dapat semakin berkembang dan bermanfaat bagi masyarakat.

Energi listrik merupakan kebutuhan masyarakat. Namun sayangnya kebutuhan tersebut masih belum terpenuhi seluruhnya karena kurangnya pasokan energi. Fuel cell yang hasil sampingnya hanya air merupakan salah satu pengembangan LIPI yang berfungsi sebagai pembangkit listrik. Material gas diffusion layer (GDL) pada fuel cell berasal dari biomassa sabut kelapa yang ekonomis. Sementara Bahan bakar fuel cell menggunakan CO2 yang dianggap sebagai penyebab efek rumah kaca. “Kami berusaha menangkap CO2 yang ada sebelum sampai ke atmosfer,” ujar Deni Shidqi Khaerudini, peneliti Fisika.

Salah satu penyimpan energi listrik adalah baterai. LIPI telah mematenkan baterai ion litium ‘merah-putih’. Tipe ‘merah’ didesain untuk pemakaian daya besar, seperti aplikasi kendaraan listrik. Sementara tipe ‘putih’ digunakan untuk aplikasi daya rendah, seperti alat komunikasi. Yang membedakan adalah material elektroda. “Kebutuhan baterai sebagai penyinpan energi saat ini masih rendah, namun kedepannya akan semakin meningkat tidak hanya sebagai penyimpan, tetapi juga sebagai pembangkit energi,” ungkap peneliti Fisika Achmad Subhan.

Penghasil listrik lainnya adalah turbin angin. Turbin angin mengkonversi tenaga gerak dari angin menjadi energi listrik. Dalam pengembangan turbin, LIPI bekerjasama dengan A Wing group Jepang.  “Keunggulan produk ini adalah dapat digunakan dalam jangka panjang, beda dengan yang ada di pasaran”, papar peneliti Fisika Agus Sukarto Wismogroho. Turbin LIPI yang telah dipasang di beberapa titik telah mencapai hampir usia 10 tahun, sementara produk sejenis rata-rata hanya mampu bertahan satu tahun. Daya yang dihasilkan bervariasi, yaitu 0,3 kW, 0,5 kW dan 1kW, sesuai untuk skala rumah tangga.

LIPI boleh berbangga karena fasilitas laboratorium lasernya terlengkap di Indonesia. Kegiatan penelitian laser menghadirkan teknologi alternatif untuk mendeteksi bahan berbahaya dan beracun. Berbeda dengan metode kimia, dengan laser yang tidak memerlukan sampel uji, pengujian produk pangan bisa lebih cepat. Terkait kekuatan sinar laser, laser memiliki kekuatan satu sampai empat. Produk sinar laser hijau yang ada di pasaran saat ini termasuk level tiga. “Sebaiknya masyarakat bisa menggunakan dengan hati-hati, karena berbahaya terutama untuk mata. Bisa menyebabkan kebutaan,” terang Isnaeni. Hal itu disayangkan karena belum adanya regulasi pemerintah.

Penelitian optoelektronik mengembangkan sensor pergerakan tanah untuk mengantisipasi bencana yang berbasis fiber optik. Peristiwa longsornya rel kereta api, jalan, maupun jembatan, menyebabkan perlunya alat monitoring untuk mendeteksi dini agar tidak ada korban jatuh. Sementara sensor WIM (Weight in Motion), digunakan untuk mengukur berat mobil bergerak yang memanfaatkan bending loss dari fiber optik, baik micro bending maupun macro bending. ”Dengan adanya teknologi ini diharapkan kendaraan seperti truk dapat perlakuan adil dengan sistem tonase,” ujar Bambang,Widiyatmoko, peneliti Fisika.

Penelitian komputasi fisika melihat perilaku eksotik dari suatu partikel atau zat yang ada di bumi jika dipanaskan pada suhu sangat tinggi. LIPI sejak 2014 berkontribusi dalam eksperimen ALICE (A Large Ion Collider Experiment) di CERN (Organisasi Eropa untuk Riset Nuklir). Dalam laboratorium partikel terbesar tersebut, telah diuji suhu tertinggi yang pernah tercipta sebanyak lima trilyun (5.000.000.000.000) derajat Celsius. Hal itu jauh lebih panas daripada suhu matahari yang berkisar lima belas juta (15.000.000.000) derajat Celcius. Situasi tersebut seperti dengan situasi di dalam bintang di masa awal pembentukan alam semesta. “Eksperimen ALICE dapat dianalogikan dengan film ‘Alice in Wonderland’, mengenai hal-hal yang di luar nalar manusia,” ujar Suharyo Sumowidagdo, peneliti Fisika. (adl,es)

Kliping Berita Media Visit dan Lab Tour Pusat Penelitian Fisika LIPI :

1. Indonesia Defisit Energi Listrik, Sabut Kelapa Solusinya
 
2. Menengok Teknologi Laser di Pusat Fisika LIPI
 
3. Sensor deteksi berat Muatan Kendaraan/Inovasi Teknologi LIPI
 
4. Penemuan Energi Listrik dari Sabut Kelapa
 
5. LIPI Ciptakan Pembangkit Listrik Ramah Lingkungan
 
6. Mengintip Pengembangan Teknologi di Pusat Penelitian Fisika LIPI
 
7. LIPI Kembangkan Energi Listrik
 
8. LIPI Pamerkan Hasil Penelitian di Serpong
 
9. LIPI beberkan beberapa Hasil Penelitian di Puspiptek
 
10. Indonesia Defisit Energi Listrik Sabut kelapa Solusinya
 
11. LIPI Ciptakan Pembangkit Listrik Ramah Lingkungan
 
12. Energi Listrik dari Sabut Kelapa 
 
13. Indonesia Punya LIBS, mesin Laser Pengidentifikasi Racun Pada makanan Hingga Umur Fosil
 
14. Mengengok Teknologi Laser LIBS di Pusat Fisika LIPI
 
15. Energi Listrik dari Sabut kelapa
 
16. Indonesia Defisit Energi Listrik Sabut Kelapa Solusinya
 
17. Inovasi Teknologi Anak bangsa/Energi Listrik Terbarukan LIPI
 
18. LIPI Kembangkan Energi terbarukan di Bidang Kelistrikan
 
19. Beberkan hasil-hasil Penelitian Pusat Penelitian Fisika LIPI Gelar Press Tour
 
20. Video Deteksi Berat Kendaraan, LIPI Fisika kembangkan Alat Sensor Tanpa memberhentikan Kendaraan
 
21. Peneliti LIPI Keluhkan Dana Riset Kecil
 
22. LIPI Pamerkan Hasil Penelitian di Serpong
 
23. Banyak Penelitian Keren LIPI tak Jadi Produk karena Industri Ogah Kerja Sama
 
24. Purwa Turbin Angin LIPI
 
25. Mengintip Pengembangan Teknologi di Pusat Penelitian Fisika Lipi
 
26. LIPI Kembangkan Energi Listrik
 
27. Kembangkan Energi Alternatif Bidang kelistrikan
 
28. LIPI kembangkan Energi Alternatif Bidang Listrik Terbaru
 
29. LIPI Fisika Perkenalkan LIBS Sinar Laser Pendeteksi Kandungan dalam bahan Pangan
 
30. LIPI beberkan beberapa Hasil Penelitian di Puspiptek
 
31. Hati-hati Laser Hijau yang Dijual dipinggir Jalan Bisa Butakan Mata ini Penjelasan Peneliti
 
32. LIPI Kembangkan Turbin Angin Cocok Untuk Daerah Pesisiran
 
33. LIPI P2F Ciptakan Teknologi Canggih Pendeteksi bahan Berbahaya dan Antisipasi Kebencanaan
 
34. LIPI Kembangkan Pembangkit Listrik Ramah Lingkungan
 
35. LIPI Kembangkan Pembangkit Listrik Ramah Lingkungan
 
36. Menengok Teknologi Laser LIBS di Pusat Fisika LIPI
 
37. Indonesia Punya LIBS, Mesin Laser Pendeteksi Racun Pada Makanan Hingga Umur Fosil
 
38. Keren! LIPI Kembangkan Prototipe Baterai Ramah Lingkungan