Disable Preloader

Berita

11 November 2020

Peneliti Fisika Partikel Eksperimental LIPI Raih Habibie Prize 2020

Jakarta, Humas LIPI. Habibie Prize 2020, sebuah ajang penghargaan yang digelar oleh Kementerian Riset dan Teknologi/ Badan Riset dan Inovasi Nasional (Kemenristek/ BRIN) bersama Yayasan Pembinaan, Pengembangan Sumber Daya Manusia dalam Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (Yayasan SDM IPTEK). Sebelumnya, yayasan yang didirikan BJ Habibie pada 12 Mei 1997 tersebut sudah menganugerahi Habibie Award kepada sejumlah ilmuwan sejak 1999. Habibie Prize 2020 ini diberikan kepada para ilmuwan yang berkontribusi pada pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi dan kebudayaan di Indonesia.

Di tahun 2020 ini, salah satu peneliti Pusat Penelitian Fisika Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia, Suharyo Sumowidagdo berhasil memenangkan penghargaan tersebut. Suharyo merupakan peneliti fisika partikel eksperimental yang berhasil pula meraih peringkat pertama sebagai peneliti berkinerja terbaik Indonesia tahun 2020 versi Kemenristek/BRIN.

Saat diwawancarai Humas LIPI, Suharyo mengatakan senang dan bahagia ketika menerima penghargaan tersebut. Ia selalu merasa bahwa menerima penghargaan adalah amanah untuk menjaga kriteria dari penghargaan tersebut. “Saya melihat ini sebagai sebuah amanah. Amanah tidak hanya dari Yayasan SDM Iptek melainkan dari para penerima sebelumnya. Bahkan dua di antaranya adalah guru dan mentor saya. Selain Bapak Kepala LIPI, pembimbing sarjana saya Prof. Terry Mart juga salah satu penerima penghargaan ini,” ungkapnya.

Selama tiga tahun terakhir sejak 2017 hingga 2019, Suharyo banyak melakukan kolaborasi riset baik global maupun lokal untuk meningkatkan kualitas riset. Ia juga menghasilkan banyak publikasi di jurnal-jurnal terindeks Scopus.

Perihal Habibie Prize ini, Suharyo menceritakan proses seleksi hingga ia terpilih sebagai salah satu pemenang. “Seleksi dilakukan mulai dari internal LIPI yang memilih sivitas-sivitas unggulan LIPI untuk dinominasikan. Sivitas terpilih ini lantas memasukkan biodata. Bapak Laksana Tri Handoko salah satu penerima Habibie Award sebelumnya, memiliki kapasitas untuk menominasikan, baik sebagai Kepala LIPI maupun sebagai pemenang sebelumnya. Dari nominasi ini kemudian dipilih oleh panitia di Yayasan SDM IPTEK untuk penerimanya,” jelasnya.

Pemberitahuan sebagai kandidat penerima anugerah pun akhirnya diterima lulusan doktoral Florida State University, Amerika Serikat ini beberapa waktu sebelum pengumuman.

Menurut Suharyo, tantangan terberat dalam penelitiannya adalah skala operasional atau kompleksitas yang besar dan skala jarak yang jauh. “Kompleksitas, karena bidang fisika partikel eksperimen tidak hanya terkait fisika namun juga membutuhkan penguasaan bidang lain seperti statistika, elektronika dan instrumentasi,” ungkapnya. “Skala jarak yang jauh menyulitkan untuk memperoleh interaksi dan koneksi secara langsung dengan kolega atau pelaku yang lain,” pungkasnya. (nh/ ed. adl, drs)

 

link : http://lipi.go.id/berita/peneliti-fisika-partikel-eksperimental-lipi-raih-habibie-prize-2020/22218