Disable Preloader

Berita

01 Maret 2018

Peneliti P2F-LIPI mengembangkan Material Karbon Dot Berpendar dari Bahan Limbah

Oleh : Dr. Isnaeni

Karbon merupakan unsur paling unik didunia ini. Beberapa material yang sama-sama hanya memiliki elemen atom karbon dapat memiliki sifat yang sangat berbeda, mulai dari arang yang tidak berharga hinggan intan yang mahal harganya. Terlebih lagi jika ukuran karbon diperkecil hingga menjadi nanopartikel, yaitu partikel dengan ukuran dibawah 100 nanometer. Satu nanometer setara dengan 1/1.000.000.000 meter. Telah banyak dikembangkan nanopartikel berbahan dasar karbon yang dikenal hingga saat ini, seperti carbon nanotubes (CNT), graphene, fullerene dan yang terakhir adalah carbon dots (karbon dot). Karbon dot sendiri ditemukan secara tidak sengaja oleh seorang ilmuwan Amerika Serikat tahu 2004. Pada perkembangannya karbon dot menjadi salah satu topik penelitian yang sangat menarik, selain karena ukurannya yang sangat kecil, karbon dots juga memiliki sifat berpendar yaitu memancarkan warna tertentu (biasanya antara biru hingga orange) saat dikenai cahaya ultraviolet.

Peneliti di Pusat Penelitian Fisika LIPI (P2F-LIPI) di Puspiptek Tangerang Selatan telah berhasil memanfaatkan berbagai jenis limbah pasar dan rumah tangga dan menghasilkan karbon dot yang dapat berpendar mulai dari warna biru hingga merah. Dengan memanfaatkan limbah seperti kulit buah, sayur, kulit kacang, makanan sisa dan lainnya, peneliti P2F-LIPI mampu menghasilkan nanopartikel karbon dot yang memiliki sifat berpendar yang beragam. Karbon dot yang dikembangkan di P2F-LIPI menggunakan teknik sintesis yang menarik yaitu laser ablasi, yaitu menggunakan laser pulsa berdaya tinggi untuk memecahkan molekul-molekul sehingga menghasilkan material karbon dot dengan ukuran antara 3 hingga 10 nanometer. Peneliti P2F-LIPI juga sedang mengembangkan pemanfaatan karbon dot untuk berbagai aplikasi seperti fotokatakis, sensor logam berat, cat berpendar (glowing paint) dan nanopartikel untuk biomedikal seperti bio-tagging. Nanopartikel karbon dot juga dapat dikombinasikan dengan nanopartikel logan sebagai terapi kanker dan penyakit lainnya.

Penelitian karbon dot di P2F-LIPI dilakukan oleh peneliti-peneliti di kelompok penelitian Laser. Kegiatan lain yang dilakukan dikelompok penelitian laser antara lain penelitian pengujian unsur material dengan teknik laser plasma spektroskopi, pembuatan nanopartikel ZnO untuk fotokatalis dan kemasan pangan. Peneliti yang dapat dihubungi untuk penelitian karbon dot adalah Dr. Isnaeni, M.Sc. No HP (WA): 0812-8897-8987, Email: isnaeni@lipi.go.id

 

 Sintesis karbon  

Gambar : Hasil sintesis karbon dot dari daun mangga untuk aplikasi fotokatalis.

Hasil Penelitian:

  1. Paten Terdaftar [No. P00201608058]: Nanopartikel Karbon Berpendar dari Bahan Baku Serat Alami dan Metode Pembuatannya Menggunakan Teknik Ablasi.
  2. Paten Terdaftar [No. P00201708918]: Nanopartikel Karbon Berpendar Berbahan Dasar Gula dan Proses Pembuatannya.
  3. Isnaeni, Yuliati Herbani, Maria Margaretha Suliyanti, “Concentration effect on opticalproperties of carbon dots at room temperature”, Journal of Luminescence Volume 198, June 2018, Pages 215-219