Disable Preloader

Berita

01 Maret 2018

Superkonduktor Lapis Legit

 Oleh : Dr. Witha Berlian Kesuma Putri, S.Si., M.Si.

 

Oke, sebelum kita ketemuan sama superhero, eh, superkonduktor maksudnya, ada baiknya kita tahu dulu apa itu superkonduktor.

Superkonduktor adalah suatu bahan yang memiliki hambatan listrik yang teramat kecil mendekati nol. Aplikasi teknologinya banyak lho. Mulai dari kereta super cepat yang melayang (weiitts, tenang bukan gaib kok) sampai kabel yang menyalurkan listrik ke rumah-rumah.

Kalau waktu SD, kita diajarkan oleh Ibu Bapak guru bahwa ada tuh yang namanya konduktor, bahan yang dapat menghantarkan arus listrik (contoh: emas, tembaga) dan isolator, bahan yang menghambat arus listrik (contoh: karet, plastik) kan ya. Nah, superkonduktor ini ya semacam Dewa nya konduktor lah. Hmm, ini mungkin agak menyimpang dari arti sebenarnya. Maksud penulis, bahan superkonduktor dapat menghantarkan arus listrik tanpa kehilangan daya sedikitpun. Ini berarti, biaya listrik pun dapat dipangkas dan bernilai ekonomis tinggi.

Namun, fenomena superkonduktivitas ini baru muncul pada suhu yang teramat rendah, di bawah 0oC. Sehingga, meski akan menghemat daya listrik, biaya pendinginannya pun gak main-main. Karena itu, sampai saat ini para peneliti masih berusaha menemukan bahan superkonduktor yang dapat dioperasikan pada suhu tinggi untuk diaplikasikan secara komersil dan ramah biaya, seperti pada kabel listrik, misalnya.

Trus, cara bikinnya gimana?

Ada beberapa cara untuk membuat bahan superkonduktor dalam skala laboratorium. Yup. Semua dimulai di lab dulu dong. Dites, dicoba, dites lagi hingga pada akhirnya dapat diaplikasikan ke dunia nyata. Salah satu metode yang populer adalah dengan membuat Superconducting Thin Film (Lapisan Tipis Superkonduktor). Wiih, apa lagi nih pake film-film segala?

Singkatnya, metode thin film adalah proses memproduksi bahan lapisan tipis, tipis banget sampai skala nanometer lho. Masih belum kebayang? Pernah makan kue lapis legit kan? Nah, kue itu kan punya banyak lapisan dan dibuatnya pun satu per satu; mirip dengan proses pembuatan thin film yang bisa berlapis-lapis juga. Istilahnya adalah “deposisi lapisan tipis/thin film deposition”. Bedanya adalah, thin film itu kecil banget sehingga gak mungkin dimakan.

Buatnya pake apa?

Salah satunya adalah dengan alat Pulsed Laser Deposition (PLD). Proses sederhananya sebagai berikut. Sinar laser diarahkan untuk menghantam target yang berputar seperti di gambar. Target bisa berupa superkonduktor ataupun bahan lain yang ingin dijadikan thin film. Dan akibat hantaman sinar laser ini, sebagian materi yang ada di permukaan target akan berpindah ke substrat (cikal bakal thin film) dalam bentuk pancaran ablation plume. Dan jadilah superconducting thin film kekinian yang siap dianalisis dan ditelaah lebih lanjut.

Sederhana kan? :)

Skema Pulsed Laser Deposition (PLD)