Disable Preloader

Berita

12 Januari 2021

Teknologi Produksi Nanogold untuk Bahan Baku Kosmetik

Serpong, Humas LIPI. Sejak masa pandemi, tren masyarakat adalah mereka lebih memilih menggunakan produk kosmetik atau perawatan kulit (skin care) secara mandiri di rumah. Hal tersebut dilakukan sebagai antisipasi mengganti perawatan yang tidak bisa dilakukan di klinik kecantikan. Menjadi tantangan juga bagi merek lokal untuk meluncurkan produk kecantikan dengan kualitas bagus, namun harga lebih terjangkau, bersaing dengan merek luar.

Menilik berbagai bahan baku kosmetik yang ada di pasaran, nano partikel emas atau nanogold mulai banyak digunakan oleh produsen. Berdasarkan penelitian, nanogold sangat berpotensi sebagai bahan kosmetik, pada konsentrasi tertentu dan dengan teknik sintesis tertentu. Nanogold ternyata mengandung antioksidan yang bermanfaat antara lain untuk meregenerasi sel, meningkatkan elastisitas kulit, hingga mendetoksifikasi racun dalam tubuh.

Isnaeni, Peneliti Pusat Penelitian Fisika Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia, mengembangkan teknologi produksi nanogold sebagai bahan baku pembuatan kosmetik. “Saat ini, nanogold impor masih cukup mahal. Padahal bahan ini juga banyak diperlukan untuk keperluan lain seperti biomedis, kimia, lingkungan, dan fotonika,” jelasnya.

Isnaeni bersama timnya berhasil membuat nanopartikel emas secara kontinyu untuk skala industri berbahan baku emas murni dan air dengan metode top down. “Keuntungan metode yang kami buat adalah tanpa bahan kimia, proses sederhana, dan tanpa pemurnian,” terangnya. Pada tahun 2020 terjadi peningkatan jumlah nanogold yang dapat diproduksi yaitu 10 mL/menit dari 1 mL/menit pada tahun sebelumnya. Bahan nanogold ini selanjutnya dibuat berbagai produk skin care, seperti facial cream, hand & body lotion, serta serum.

Produk nanogold ini telah dipromosikan ke masyarakat melalui berbagai pameran maupun kegiatan ilmiah secara offline dan online. Hasil survei awal produk sangat memuaskan dengan indikator penilaian pada kualitas produk, warna/penampilan, aroma, kemudahan pemakaian, kemudahan diserap kulit, perkiraan efek pada kulit dan ketertarikan pada kosmetik nanogold. Dalam mengembangkan produk nanogold, LIPI bermitra dengan Universitas Negeri Surabaya dan PT Nanotech Natura Indonesia. (nh, adl)