Disable Preloader

Berita

30 Juni 2020

Transistor Efek Medan dan Perkembangannya di Kolokium Fisika Daring


 

Serpong, Humas LIPI. Pusat Penelitian Fisika – Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (P2 Fisika – LIPI) menyelenggarakan Kolokium Fisika Daring dengan topik “Field-Effect Transistors and Their Modern Developments” (Transistor Efek Medan dan Perkembangannya Saat Ini) oleh Dr. Satria Zulkarnaen Bisri, RIKEN Center for Emergent Matter Science, Jepang, pada Selasa (30/6). Kolokium Fiska Daring ini diikuti oleh peserta dari peneliti, praktisi, hingga akademisi melalui media aplikasi Zoom dan siaran langsung Facebook pada saluran Pusat Penelitian Fisika LIPI.

Kolokium Fisika Daring tentang Transistor Efek Medan dan Perkembangannya Saat Ini merupakan kolokium ketiga dari Puslit Fisika – LIPI. Kegiatan pertama membahas mengenai Pengenalan Riset Karakterisasi Material Maju dengan Mikroskop Elektron Transmisi (TEM) oleh Dr. Fadli Rohman, Puslit Fisika - LIPI, dan pertemuan kedua membahas Efek Hall dan Aplikasinya oleh Dr. M. Hamzah Fauzi, Puslit Fisika – LIPI.

Dalam presentasinya, Dr. Satria Zulkarnaen Zulkarnaen menjelaskan bahwa Transistor adalah perangkat semikonduktor yang berfungsi memperkuat maupun memfilter sinyal listrik. Salah satu jenis transistor yang banyak digunakan dalam industri elektronika adalah "field-effect transistor" (FET), yang menggunakan medan listrik untuk mengontrol aliran arus.

Pemateri tamu, Satria Zulkarnaen Bisri dari RIKEN, Jepang, membahas beberapa konsep dan perkembangan terbaru seputar FET yang tidak hanya merupakan urat nadi dari elektronika modern, tetapi menjadi basis dari pengembangan perangkat elektronik lainnya, seperti sensor, osilator, dan sebagainya.

Dari sisi ilmu fundamental fisika material, FET juga merupakan salah satu teknik utama untuk investigasi sifat elektronik dari material. Dengan pilihan material yang tepat, transistor dapat dikembangkan menjadi perangkat pemancar cahaya menyerupai laser, hingga penggunaan cairan dengan ion yang membawa pada penemuan superkonduktor baru. (har/ ed. adl)