Disable Preloader

Berita

22 Agustus 2019

Workshop Failure Analysis: Mencari Solusi Permasalahan Bagi Dunia Industri Nasional (20-22 Agustus 2019)

Serpong, Humas LIPI. Kegagalan material merupakan salah satu masalah yang biasa terjadi di dunia industri. Terkadang penyebab terjadinya dapat mempengaruhi proses produksi, sehingga menyebakan biaya yang membengkak dan bahkan dapat mengakibatkan kecelakaan kerja yang fatal. Failure Analysis merupakan suatu tindakan yang dapat menganalisis dan meminimalisir proses kegagalan secara detail pada peralatan dan perlengkapan industri agar tidak terjadi kerusakan yang lebih besar dan mencegah kegagalan tersebut terulang kembali. 

Dalam menjawab kebutuhan tersebut, Pusat Penelitian Fisika LIPI yang merupakan pusat material science terbesar dan terlengkap di LIPI, didukung oleh infrastruktur dan sumber daya manusianya, bekerja sama dengan PT Sinergi Nanotech Indonesia mengadakan acara workshop, yang diadakan pada Selasa hingga Kamis (20-22/8). Seminar yang berlangsung selama tiga hari ini menghadirkan para narasumber ahli di bidangnya, yakni Dr. Ir. Tri Wibowo, M.Sc, Dr. Eni Sugiarti dan Dr. Toto Sudiro. “Kami tidak hanya sebagai pusat layanan, tetapi juga bagaimana layanan ini disinergiskan dengan kegiatan riset juga mampu berkontribusi untuk memberikan solusi kepada Bapak dan Ibu semua.” Begitu sepenggal pernyataan dari Kepala Pusat Penelitian Fisika LIPI, Dr. Rike Yudianti, pada pembukaan workshop.

Pada workshop tersebut dijelaskan beberapa metode Failure Analysis seperti Analisa Optikal Mikroskop, Analisa Mikro-Nano Struktur, yang disertai juga dengan praktek preparasi sampel dan Orientasi Kristal. Workshop ini juga disertai kunjungan ke beberapa laboratorium yang ada di Pusat Penelitian Fisika, seperti laboratorium TEM, laboratorium Spectroscopy dan laboratorium Vicker Hardness. Pada workshop ini pula dilakukan diskusi dan sharing knowledge oleh narasumber serta peserta workshop. 

“Mudah-mudahan tiga hari ke depan bisa menjadi pembelajaran dan menjadi pengalaman buat kami, sekaligus dapat menjadi sarana sharing knowledge bagi para partisipan, serta bagaimana kita bisa menghadapi hal ini dengan sarana infrastruktur yang besar untuk menjadi bagian kontribusi kami dalam permasalahan industri nasional saat ini,” harap Rike dalam menutup pidato pembukaan workshop. (ifh/ed. adl)