Disable Preloader

Berita

16 Agustus 2018

Workshop On Lithium - Ion Batteries "Recent Developments in Research and Manufacturing" 15 Agustus 2018

Kelompok penelitian Baterai Lithium dan Superkapasitor Pusat Penelitian Fisika LIPI mengadakan workshop dengan tema "Recent Developments in Research and Manufacturing" pada hari Rabu, 15 Agustus 2018 di ruang rapat Gamma. Sebagai narasumber pada workshop kemarin adalah Dr. Arlavinda Rezqita, peneliti di Austrian Institute of Technology, Vienna, Austria. Selain anggota kelompok penelitian Baterai Lithium dan Superkapasitor, acara ini dihadiri oleh tamu undangan dari BPPT, BATAN, dan Universitas Indonesia yang mayoritas berprofesi sebagai peneliti di bidang baterai lithium serta beberapa bidang lainnya seperti photovoltaic dan konversi energi.

Acara dibuka oleh Kepala Pusat Penelitian Fisika LIPI, Dr. Rike Yudianti, pada pukul 09.00 pagi. Dr. Rike Yudianti mengapresiasi workshop ini terutama sebagai wadah berbagi pengetahuan dan keahlian, serta membuka jejaring lintas institusi yang dapat mendorong terbentuknya kolaborasi riset. Beliau juga mengundang institusi di luar LIPI untuk dapat memanfaatkan alat-alat karakterisasi material yang cukup lengkap tersedia di Pusat Penelitian Fisika LIPI seperti SEM, TEM, FIB, FE-SEM, XRD, dan masih banyak lagi. Diharapkan agar pertemuan ini tidak berhenti hanya di workshop namun juga dapat menginisiasi pertemuan-pertemuan berikutnya untuk inovasi dan perkembangan iptek.

Acara kemudian dilanjutkan dengan sambutan dan paparan dari Ketua Kelompok Penelitian Baterai Lithium dan Superkapasitor, Achmad Subhan, M.T. Dalam paparannya mengenai hasil penelitian kelompok penelitian ini, beliau menunjukkan performa baterai LIPI yang sudah dapat mengimbangi bahkan mengungguli performa baterai komersial. Baterai yang dibuat tidak hanya assembling material impor yang sudah jadi, melainkan benar-benar membuat sendiri mulai dari sintesis bahan aktif katoda dan anoda, lembaran elektroda, hingga membuat sel baterai dalam bentuk pouch, koin, dan silinder. Material yang digunakan untuk baterai LIPI di antaranya adalah Lithium Iron Phosphate (LiFePO4) dan Lithium Mangan Phosphate (LiMnPO4) untuk bahan aktif katoda, serta grafit (C) dan Lithium Titanium Oxide (Li4Ti5O12) untuk bahan aktif anoda.

Pembukaan Ketua Keltian

Gambar 1 Sambutan dan Paparan dari Ketua Kelompok Penelitian Baterai Lithium dan Superkapasitor

Dalam sesi pertama narasumber Dr. Arlavinda menjelaskan bahwa teknologi baterai saat ini masih terbilang sangat menjanjikan karena permintaan yang tinggi yang didorong oleh kemajuan teknologi gawai dan pembangkit listrik. Sebagai contoh, biaya produksi baterai untuk kendaraan listrik separuhnya adalah material sel baterai lithium itu sendiri, baru sisanya terbagi untuk sistem keamanan, battery management system, margin keuntungan, dll. Meskipun banyak perkembangan baru dalam material baterai, baterai lithium-ion masih akan merajai pasar karena bahan lain masih harus disempurnakan terutama dalam segi performa dan kelayakan ekonomi. Di masa depan, baterai voltase tinggi dan fast-charging akan makin banyak diteliti, seperti LiNiPO4, LiCoPO4, LiMnNiO4, dan Li3V2(PO4)3. Substitusi dengan material yang berlimpah (bukan dengan logam langka) seperti Si, Na serta ion multivalen (Mg, Al, Ca, Zn) juga dilakukan untuk kesinambungan suplai bahan mentah.

Narasumber Dr.Arlavinda

Gambar 2 Narasumber Dr. Arlavinda

Di AIT, kelompok penelitian Dr. Arlavinda melakukan fabrikasi baterai menggunakan material HE-NMc dan high voltage LiFePO4 untuk katoda serta Si/C dan Sn/C untuk anoda. Baterai yang dibuat dikarakterisasi dengan in-situ XRD, multiplex integration in-situ GC/MS, vibration-based tests. selain itu, analisis post-mortem juga dilakukan dengan pengukuran in-situ dan operando.

Workshop diakhiri dengan penutupan oleh Ketua Kelompok Penelitian Baterai Lithium dan Superkapasitor dan kunjungan peserta ke Laboratorium proses dan Gedung pilot plant baterai.

-CR-