Loreal Indonesia Terus Dukung Perempuan Peneliti Muda

Tahun ini, Loreal Indonesia kembali mengadakan penghargaan ilmiah bergengsi, Loreal Indonesia National Fellowship for Women in Science. Ini adalah ajang penghargaan bagi para perempuan muda Indonesia yang berprofesi sebagai peneliti. Ada empat perempuan yang telah terpilih dalam malam penghargaan yang telah berlangsung Selasa (11/12/2012) kemarin.

Empat perempuan peneliti muda Indonesia peraih anugerah Loreal Indonesia National Fellowship for Women in Science 2012

Sains telah menjadi jantung seluruh kegiatan Loreal. Sejak pertama dilaksanakan, Loreal Indonesia bersama KNIU Kemdikbud sangat berkomitmen mendorong perempuan peneliti Indonesia agar berkontribusi menemukan solusi terbaik untuk menghadapi tantangan besar bagi bumi dan manusia, secara global maupun lokal. Kami optimistis menggali potensi para perempuan peneliti ini, khususnya untuk mendukung pemerintah membentuk Indonesia sebagai negara berbasis penelitian, sebut Vismay Sharma, Presiden Direktur PT Loreal Indonesia.

Di Indonesia, acara Loreal-UNESCO For Women In Science National telah dilakukan sejak tahun 2004. Ajang ini pun turut menggandeng Komite Nasional Indonesia untuk UNESCO (KNIU) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Di tingkat internasional, yakni Loreal-UNESCO For Women In Science sudah terlebih dahulu diadakan. Tepatnya sejak tahun 1998, dan diperbaharui pada tahun 2004 oleh Loreal dan UNESCO.

Tahun ini, empat perempuan peneliti muda Indonesia telah terpilih. Keempat orang ini terpilih karena penelitiannya dinilai sangat berpotensi memberikan kontribusi besar terhadap perkembangan sains dan pembangunan negara. Mereka adalah Rani Sauriasari dari Fakultas Farmasi Universitas Indonesia dan Elvi Restiawaty dari Sekolah Ilmu Teknologi dan Ilmu Hayati ITB. Keduanya merupakan fellows untuk kategori life sciences. Eni Sugiarti dari Pusat Penelitian Fisika LIPI dan Dieni Mansur dari Pusat Penelitian Kimia LIPI, di mana keduanya dari kategori material sciences.

Muhamad Nuh, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan yang juga Ketua KNIU, pun berpandangan, kerja sama Loreal dengan KNIU telah berhasil menjalankan misi perusahaan kosmetika ini dalam mempromosikan pendidikan dan sains melalui Fellowship for Women In Science yang mendukung para generasi muda Indonesia. Saya sangat mengapresiasi dan mendukung penuh komitmen ini, dan berharap bahwa komitmen yang diberikan oleh para perempaun peneliti muda ini dapat menjadi motivasi bagi generasi muda untuk meraih pendidikan dan pembangunan yang lebih tinggi di Indonesia, tutur Nuh.

Hingga kini, Indonesia pun telah mempunyai 29 fellows atau bisa disebut sebagai penerima anugerah Loreal Indonesia National Fellowship for Women in Science. Jumlah itu terdiri dari 21 fellows di bidang life sciences, dan 8 fellows di bidang material sciences. Empat diantaranya bahkan telah mendapatkan penghargaan serupa di tingkat internasional.

Yang saya hormati dan hargai, kalau saya nggak salah tangkap, mereka itu nggak terlalu lihat uangnya. Tapi mereka mempertaruhkan dirinya, apakah penelitian ini akuntable atau tidak, bermanfaat atau tidak, tambah Arief Rachman, Ketua Harian KNIU Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. (EVA)

Tahun : 

2012